“ Pokok nya saya mohon sama Pak Andri agar semua diatur” ujar Pak
Syam kepada ku. Di sampingnya duduk asisten pribadi beliau Wanda,
wanita cantik dan bertubuh sangat seksi yang sejak tadi berusaha
menggoda ku dengan memamerkan lekuk tubuh nya yang indah dibalik
pakayannya yang minim dan ketat. Pak syam adalah pemilik sebuah
perusahaan di Surabaya.Ke datangan ku di Kota Surabaya ini adalah
untuk melakukan audit perusahannya. Sejak kedatangan ku kemarin, Pak
Syam sudah menservis diriku fasilitas yang mewah. Termasuk kamar
hotel tempat aku menginap sekarang. Semua itu dilakuakan oleh nya
sebagai bagian dari taktik beliau untuk menyauap diriku dalam melakukan
audit perusahaannya. “ Bagai mana Pak Andri, saya minta tolong sekali
bantuannya.” Kata pria ber umur sekitar 60 tahunan. Wanda asisten
pribadi Pak Syam tiba-tiba membuka jaket blazer yang dikenakannya. “
Maaf ya Pak Andri saya gerah” ujarnya dengan suara penuh rayuan. Di
balik jaket blazer yang dikenakannya. Wanda hanya memakai sebuah
pakaian dalam mini tank top berwarna ungu transparan yang terbuat
dari satin. Tanktop tersebut membuat buah dada wanda yang besar dan
montok terliat. Aku tetap tak bergeming menyaksikan tontonan
tersebut. Dan Pak Syam yang melihat diriku tak bereaksi apa2 di depan
asistenya tampak putus asa. “ Saya hanya menjalankan pekerjaan, saya
tidak bisa banyak membantu.” Kata ku. Pak Syam dan sang asisten saling
bertatapan. Raut wajah mereka tampak berbeda ketika rayuan umpan
Wanda tak ber hasil bagiku. Keduanaya tampak tak banyak bicara lagi.
Lalu aku pun mengajak mereka menikmati minuman yang aku sediakan.
Tiba-tiba bel kamar ku berbunyi. Aku pun segera beranjak dari posisi
duduk ku hendak membuka pintu ketiaka tiba-tiba Pak Syam menahanku.
“ Jangan Pak. Biar Wanda aja. Itu pasti Karyawan saya yang ingin
mengantarkan berkas-berkas.” Ujar pak Syam. Wanda pun membukakan
pintulalu masuklah seorang laki2 ber pakaian rapih sambil membawa
sebuah map. Pria tersebut berpostur tubuh bagus, tinggi dan ber isi.
Wajahnya juga cukup tampan. Pria tersebut dengan sopan
memperkenalkan dirinya kepadaku sambil berjabat tangan. “ Apa kabar
pak saya Hendrik” jawabnya ramah tersenyum. “ Andri” jawabku
membalas jabatan tangannya. Jabatan tangannya begi kuat sekali.
Mataku melirik otot-otot tangan nya dari lengan baju kemejanya yang
digulung hingga ke siku. Pria tersebut pun menghampiri Bos nya lalu
menyerahkan berkas-berkas. Saat Hendrik sedang membungkuk tampa
sadar mataku menatap bokong/pantat Hendrik yang terlihat padat di
balik celana panjang abu-abu yang dikenakanya. Aku yang pada dasarnya
memang menyukai laki-laki tapi masih di rahasiakan tampa sadar
menatap lekuk bokong/pantat Hendrik. Kontan birahiku naik. Aku
memang menyukai pria yang rapih seperti Hendrik. Tampa sadarku Pak
Syam memperhatikan gelagatku. Begitu tau aku pun berusaha
mengalihkan pandanganku ke yang lain. Namun rupanya Pak Syam sudah
membaca rahasia diriku. Tak lama Hendrik meninggalkan kamar. “ Pak
Andri, ini suka olah raga ya?” tanya beliau. “ iya” jaw abku singkat. “
pantas tubuh bapak kelihatan bagus sekali” ujarnya sambil tersenyum.
Namun di balik senyum tersebut seolah-olah Pak Syam tahu rahasia ku. “
OK klo begitu Pak, kami tidak lama-lama mengganggu istirahat Pak Andri,
tapi sebelum kami pergi kami punya sedikit tanda mata buat Pak Andri”
ujar nya. Lalu Pak Syam dan asisten pribadinya meninggalkan kamar. Aku
melihat jam tanganku sudah dua jam rupanya aku meeting. Karna sudah
waktunya aku mandi, aku pun pergi kekamar mandi. Setelah melepaskan
semua pakayan aku segera membasahkan tubuhku dibawah pancuran
dengan air dingin. Tubuhku terasa segar kembali. Aku membersihkan
semua bagian tubuhku hingga bersih. Segala kepenatan yang berhubungan
dengan masalah pekerjaan hilang. Tak lama terdengar suara bel kamarku
berbunyi. Aku pun mengambil handuk bersih dan segera mengeringkan
tubuhku. Setelah itu aku mengambil baju kimono handuk dan segera
melilitkannya ditubuhku. Aku segera menuju pintu kamarku dan
membukanya. Ternyata di depan pintu kamarku telah menunggu Hendrik
karyawan Pak Syam sambil membawa sebuah koper. “ Maaf
menggangu Pak Andri, saya dapat tugas untuk mengantar Tas koper ini”
“ tapi itu bukan milik saya” jawab ku “ saya hanya disuruh Atasan saya
untuk mengantarkannya saja pak.” Jawab Hendrik Sopan. Aku pun
mempersilahkan Hendrik masuk. Tak lama telphone kamar ku berbunyi.
“halo” aku menjawab. “ apa karyawan saya sudah sampai pak?” suara di
telpon tersebut ternyata Pak Syam “ sudah, maksud Pak Syam apa?”
tanyaku. “ sudah pak andri buka isinya?” aku pun melihat kearah koper
yang ternyata sudah dibuka oleh Hendrik. Ternyata koper tersebut isinya
uang. “ semuanya 400 juta untuk Pak Andri” aku terdiam mendengarnya.
“ plussaya kasih special buat bapak, Hendrik.” “ maksud nya?” tanya ku.
“ saya tahu Pak Andri suka sama karyawan saya kan. Karna itu saya
menyuruh Hendrik menemani , tenang aja pak Hendri sudah saya kasih
tahu” pembicaraan singkat di telpon itu selesai. aku kembali menaruh
gagang telphon tersebut. Aku masih terdiam berdiri menatap Hendrik
yang berdiri menunggu reaksiku. Aku pun mendekati Hendrik. Nafsu seks
ku mulai meninggi. Begitu tubuh kami saling berhadapan. Aku menunggu
reaksi Hendrik mulai terlebih dahulu. Tampa di suruh Hendri langsung
mencium bibirku. Aku pun membalas ciumannya. Kami saling melumat bibir
dan lidah. Aku memeluk tubuh Hendrik yang tinggi dan padat ber isi. Aku
remas pantat bokngnya dengan kedua tanganku. Hendri mendesah ketika
pantanya aku remas-remas. Tangan Hendrik menyusup kedalam kimono
ku dan menggerayangi tubuh ku yang telanjang di balik kimono ku.
Kontolku kontan langsung mengeras. Tubuh kami saling merapat satu
sama lain sambil terus melakukan ciuman yang hot. Tubuh harum Hendrik
yang maskulin membuatku makin terangsang. Tangan Hendrik meraih
kontolku dan meremas-remasnya. Aku pun mendengus keenakan. Aku
melepas ikatan kimono ku dan dalam hitungan sebentar aku pun sudah
telanjang di hadapan tubuh Hendrik. Hendrik langsung menciumi leherku lalu
terus kebawah menjilati pentil susuku dan terus kebawah menyusur
tubuhku hingga ke pusar dan berakhir di batang kemaluanku. Begitu
sampai tepat di depan kontol ku Hendri langsung membuka mulutnya dan
memasukan kontol miliku ke dalam. Sensasi nikmat segera terasa. Hendrik
langsung menyedot – nyedot dan menjilat-jilat kontolku dengan nafsu.
Suara decak mulut hendrik yang mengisap kontolku membuat ku makin
ber nafsu. Aku meraih kepala Hendrik yang sedang berlutut di bawahku
dan aku gerak-gerakan kearah kontolku. Rasanya sangat nikmat. Hendrik
menghentikan aksinya tiba-tiba lalu berdiri. Di hadapanku Hendri mulai
melepas semua pakayan yang dikenakannya. Muali dari dasi, ikat pinggang,
kemeja, celana panjang dan celana dalam mini hitam yang dikenakannya.
Aku menikmati pemandangan Hendrik melepaskan pakayan tersebut
sambil bersandar di tempat tidur. Akhirnya aku dapat melihat tubuh
bagus milik hendrik. Perutnya six pack dan ukuran kontolnya juga besar
dan bentuknya bagus. Hendrik langsung menyusulku naik ketempat tidur
yang cukup besar untuk berdua. Hendrik langsung menindih tubuhku dan
memposisikan batang kontolnya yang gede tepat di wajahku. Aku pun
langsung mencaplok kontol Hendrik dan meng isep-isep nya. Hendrik
mendesah begitu lidahku mulai manari-nari disetiap bagian kontol miliknya.
Aku juga menjilati buah pelir miliknya yang membesar. Aku jilat-jilat
hingga ke ujung lubang anus miliknya. Sambil aku mengoral tanganku
meremas-remas pantat hendrik yang empuk. Hendrik tampak keenakan
aku isep-isep kontol miliknya. Beberapa kali dia menggrakan pinggulnya
maju mundur sehingga kontol miliknya bergerak maju mundur di mulutku
lebih dalam. Kontol hendrik makin membesar dalam mulutku aku makin
susah untuk menghisap dan memasukan kedalam mulutku. Aku melihat
wajah hendrik yang terprjam dan tampak menikmati jilatanku. Setelah
beberapa menit aku menservis aku menyudahinya dan menarik wajah
Hendrik lalu aku lumat lagi mulutnya. Aku pun sudah tak tahan ingin segera
merasakan dientot oleh hendrik. Aku pun membisikan ketilinganya, “ sudah
drik, langsung aja,aku dah ngak tahan.” Kata ku pelan. Hendrik tersenyum
dan mengelus-elus tubuh ku. Lalu dia pun siap-siap untuk mengentoti
diriku. Hendrik mengangkat kedua kakiku lebar-lebar. Hendrk pun menaruh
sebuah bantal dibawah panggulku. Kini belahan pantatku terbuka lebar
siap menerima rudal hendrik. Hendrik meraih peluamas yang aku berikan
kepadanya lalu dia pun mengolesi pelemus itu ke lubang anus ku. Sambil
melumasi lubang anusku juga di sodok-sodok dengan jari tangannya.
Pertama hendrik memasukan satu jari tangannya lalu lama-lama dua jari
dan akhirnya tiga jari. Berkali-kali aku mendesah dan menggeliatkan
tubuhku. Ah…..ah…….hendrik. Mulutku meranju. Lubangku kini sudah terbuka
dan siap untuk di masukan kontol hendrik. Segera hendrik langsung
bersiap-siap untuk memasukan batang kontol miliknya. Hendri
merapatkan tubuhnya lalu mengarahkan ujung kepala kontol miliknya di
pintu lubang anusku. Aku menahan nafasku dalam-dalam dan setelah itu
aku merasakan kontol hendrik yang sudah mengeras mulai mendorong
masuk perlahan-lahan. Rasanya agak sakit sekali tapi karna hendrik
melakukanya pelan-pelan aku sangat menikmatinya. Kontol hendrik sudah
masuk sempurna didalam lubang anusku. Lalu setelah aku mulai terbiasa
hendrik mulai menariknya perlahan lalu mendorong masuk lagi. Perih dan
sakit tapi setelah beberapa kali lubang anusku mulai terbiasa dan kontol
handrik mulai lancar keluar masuk didalam lubang anusku. hendrik mulai
memompa tubuhku. Dia menggerakan pantatnya dari pelan lalu cepat.
Tenaganya sangat kuat sekali. Hendrik mendesah berkali-kali.
Ah…ah…ah…fuck…, sambil memompa pantatnya hendri menciumi leherku
dan juga bibirku. Aku mengimbangi permainan hendrik dengan membuka
kakiku lebar-lebar. “ Terus drik, masukin yang dalam, enak
banget ….ah…ah..” ucapku hendrik makin bersemangat mengentot diriku.
setelah beberapa menit bergumul dengan posisi kaki terbuka. Hendri
menghentikan permainannya lalu mencabut batang kontolnya dari lubang
anusku. Mengiginkan permainan dengan posisi lain. Aku disuruh menungging
sementara dia memasukan kontol miliknya dari belakang. Permainan seks
dengan gaya doggy style sangat membuat diriku dan hendrik justru makin
bergairah. Ruangan kamar hotel kini dipenuhi dengan suara desah dan
rintihan kenikmatan kami. Beberapa kali hendik menepuk pantatku karna
saking bernafsunya dirinya mengentoti diriku. gerakanya semakin cepat
dan bertenaga. Sambil mengentot diriku. tangan hendrik juga mengocok
kontolku hingga kontolku memuncratkan pejuh beberapa kali.
Crooot ….croooot…croooot. beberapa menit kemudian hendrik pun
hampir mencapai klimak. Sodokan batang kontolnya makin cepat dan
kontolnya juga terasa makin membesar. Lalu. Ah…ah…’sebentar lagi aku
mau muncrat “ kata hendrik sambil terus memompa kontolnya. Lalu
dengan cepat hendrik mencabut kontolnya dari lubang anusku. Lalu
mengarahkan kontol miliknya ke wajahku. Segera ku sambut dengan
membuka mulutku dan dengan mengocok beberapa kali kontol hendrik
pun memuncratkan pejuh miliknya.
Ah..ah…fuck..crooooot……croooot….croooooot. kontol hendrik
menembakan sperma putih kental beberapa kali kedalam mulutku dan
langsung aku telan. Tubuh hendrik bergujang beberpa kali lalu akhirnya
melemas sambil berlutut di hadapan wajahku. Ah,,,,,aaaa…….., wajah
hendrik tampak puas sekali. Dirinya tesenyum melihat wajahku penuh
belepotan pejuh kental miliknya. Hendri mendekatkan kontol miliknya lagi
kewajahku. Aku langsung menjilati kontol milik hendri dan
membersihkannya dengan lidahku. Tubuh hendrik mengkilat akibat keringat
yang keluar bercucuran. Hendrik merebahkan tubuhnya disampingku.Kami
berdua pun melepas lelah kami. Tak beberapa lama telpon kamar hotel
berbunyi. Aku mengangkatnya. “ bagai mana pak Andri, apa kita
sepakat?” tanya seseorang melalui telepone yang tak lain adalah pak
syam. Handrik tersenyum padaku lalu kembali tanganya meraba-raba
tubuhku. “ baiklah saya teriama” jawabku. Pastinya kini pak syam disana
sangat kegirangan. “tapi saya minta sarat” kataku “ apa itu pak andri?”
tanya pak syam. “ saya minta karyawan anda Hendrik temani saya
selama saya di sini” kataku sambil memandang hendrik. Hendrik tersenyum
melihatperkataanku. “ beres itu pak. Ok selamat melanjutkan ya pak
andri.” Lalu percakapan ditelepon selesai aku kembali menaruh gagang
telepon itu ketempat semula. Lalu tiba-tiba hendrik mendekatiku dan
menciumku lagi. “ mau lanjut?” katanya bertanya aku hanya bisa
terenyum menerima jakan hendrik untuk melanjutkan permainan seks
kami.