Perkenalkan namaku Rony richardo(blasteran
indo(batak-cina-n dikit dari amrik)),saat itu
aku sekolah diSD neg dan ada keluarga yg bru
dtg dan memiliki seorang anak 2 tahun lebih
muda.
Sebenarnya awalnya aku gak suka melihat
dia,orangnya menyebalkan dan nakal sekali,tapi
apamau dikata aku telah dipercaya ortunya
untuk membimbingnya. Namanya adalah irwin.
Setelah berhari-hari mengenalnya ternyata ia
mulai bersikap baik terhadapku hingga kami
sama-sama SMP tapi beda sekolah,rumah kami
ada dalam 1komplek yang sama jadi bisa saling
bertemu.
Suatu ketika saat sore hari kami bermain bola
dilapangan dekat lapangan golf kami merasa
letih dan capek,lalu ia mengajak untuk
berenang disalah satu kolam disitu,dan aku
katakan gak usah dech takutnya ada ular. Tapi
ia malah mengtakan aku penakut,lalu aku pun
memberanikan diri untuk berenang.Kami pun berenang ternyata teman kami yang
lain pun ikut berenang,kami saling sembur-
semburan dan lempar-lemparan lumpur,saat
bermain aku merasa ada yang memegang
selangkanganku tepatnya kontolku tapi tidak
ada siapapun didekatku. Saat aku tangkap
tangan itu ternyata irwin sedang menyelam dan
memegang kontolku. “sakit tau” “sakit apa
keenakan” ya jelas sakit”
Beberapa minggu kemudian dia mengajak aku
mandi dikolam itu lagi dan saat itu ia juga
memegang selangkanganku lalu aku balas untuk
memegang selangkangannya juga. Ternyata ia
sedang ngaceng. Saat itu dia mengajak ku
bermain petak umpet dalam air,aku tutup mata
dan ia menyelam saat aku buka dan kucari dia
aku bingung dia sembunyi dimana lalu aku
merasa ada sesuatu yang menarik celana dalam
ku dan mengulum kontolku ah itulah pertama
kalinya kontolku diemut sama orang lain.
Lalu aku tangkap dia dan aku berkata “kok
kamu emut peler q sich” “munk gak boleh yach”
akupun tertegun dan ia pun berkata “gak usah
takut ini untuk variasi aza kok” Setelah itu aku
bingung atas apa yang terjadi,jujur aku
seorang yang straight,tapi kok diemut gitu
terasa enak. Lalu Kami pun pulang
Suatu hari irwin mengajakku untuk
berenang,saat berenang kamipun saling remas
kontol satu sama lain,itu bukan hal yang aneh
lagi bagi kami. Setelah 2 jam renang kamipun
pergi keruang bilas,lalu karena sakit perut aku
pun masuk kekamar mandi. Yang sedang kosong
lalu setelah buang air terdengar ketokan pintu
dan aku berteriak ”siapa?” “ini aku irwin” “oh
tunggu ya” aku pun membuka pintu dan ia pun
masuk “loh kok masuk,gak mandi dishower az
kah???” “showernya penuh kita mandi disini
aza” “oh gitu yach” “kamu malu mandi
bareng,orang sama laki juga” “bukannya gitu
tapi gak enak aza kalo mandi barenk apa kata
orang nanti” “kok kamu pikirin orang,orang aza
gak ada mikirin kamu,udah kita mandi aza” “ya
udah terserah aza” kamipun sama-sama mandi
tapi kami masih memakai celana dalam “ron
kamu mo gak nolongin aku” “tolongin kamu
apa?” “kontolku gatal kamu mo gak kulum
kontolku?” “wah kamu udah stress ya,masa aku
harus kulum kontolmu” “kok gak mau sich,ya
udah kalo gak kamu diri disitu” sambil
menunjuk atas bak mandi yang kecil. Lalu irwin
membuka celana dalam ku,lalu keluarlah
senjataku walaupun tidak besar(karena saat
itu aku SMP dan memiliki tinggi yang gak bisa
dibanggakan yaitu 140 cm) sekitar 8cm.
Tanpa tedeng aling-aling ia mengulum kontolku
saat itu aku memang uncut.
Akupun Cuma bisa menikmati,dan merancau
“ohh win…… enaknya….. jhhaanghan khenaa ghighi
yah……oooouuhhhh”
selagi mengulum kontolku irwin juga melakukan
sambil ngocok sendiri
akupun semakin lama semakin merancau “oohh
mhhaayy god whhiin enhaakk bhanghet…..” lalu
terasa ada yang mo keluar
“whin ….akhu…… udah…. mhau…. kelhuar……”
“mmpphhh” sambil menunjuk kemulutnya
karena tidak tahan lagi
“CCRRROOOOTT………….CCRROOTT…….CCRROOOTTTTTT”
3 kali semprotan kutembakkan kedalam
mulutnya.
Aku pun terkulai lemas,tapi ia masih
membersihkan kontolku dari pejuh dan ia pun
mengeluarkan pejuhnya
“CROOOOOOOOOOOOOOT! ………………CROOOOOOOOOOOOOT! ………………….CROOOOOOOOOOOOT! …………………CROOOOOOOOOOT!”.
kamipun tersenyum puas.
Lalu kami membilas tubuh kami dan keluar dari
kamar mandi dan memakai dan irwin masih
sempat-sempatnya mengemut kontolku,untung
saat itu pintu ruang ganti tertutup dan aku pun
menembakkan pejuh untuk kedua kalinya. Lalu
setelah membersihkan kontolku dengan handuk
kami berpakaian dan keluar.