JATUH HATI
Pada dasarnya seorang cowok-gay atau lelaki-
homosex macam aku tak pernah jatuh-cinta
atau jatuh-hati pada seseorang [cowok] . Yang
terjadi adalah, terbit nafsu atau muncul
syahwat pada seorang lelaki yang disukainya.
Demikian juga yang terjadi dalam diriku pada
Fahri seorang pegawai baru atau karyawan
baru.
Waktu itu Fahri baru bekerja kira-kira tiga
bulan di perusahaan tempatku bekerja. Aku
menjabat Manajer Keuangan, sedang Fahri
bekerja sebagai Satpam. Fahri ditempatkan di
depan ruang kerjaku. Tugasnya adalah menjaga
keamanan di lokasi itu dan membantu
sekretarisku “mengatur” tamu-tamu dan para
karyawan/ karyawati perusahaan yang akan
bertemu denganku.Seperti syair lagu “Mulanya
biasa saja”,maka pada mulanya perasaanku
juga biasa saja pada Fahri, mungkin karena aku
takterlalu memperhatikannya. Tetapi tanpa
sengaja, suatu kali aku menyadari ketampanan
Fahri. Setelah diam-diam aku mencuri
pandang,ternyata Fahri tidak hanya berwajah
tampan,tapi juga berdada bidang,bertubuh
atletis dan tangannya besar, indah,dan
berotot.Fahri juga punya sifat atau sikap
ramah dan murah senyum.Selain itu baju
seragamnya selalu rapi : bajunya putih bersih
dan celananya disetrika [digosok] rapi.
Sepatunya selalu mengkilat sedang bagian-
bagian logam di baju seragamnya selalu
berkilau karena rutin digosok dengan Brasso.
Setiap pagi, jika aku tiba di kantor dan setiap
sore waktu aku akan pulang, Fahri
membawakan tasku dari dan ke mobil. Jika aku
sudah masuk mobil dan mobil akan berangkat
Fahri memberi hormat seperti seorang anggota
militer.
Pada suatu kali aku banyak sekali pekerjaan,
sehingga aku memutuskan untuk lembur [over
time]. Aku menyuruh Siska – sekretaris-ku
pulang, karena aku tidak mau Siska pulang
malam – dia punya suami dan anak di rumah.
Sebagai gantinya aku minta Fahri untuk
membantu aku di kantor jika aku perlu
bantuan, seperti memfotokopi berkas,
menyambungkan telpon,mengambilkan minum
atau pesan makan malam. Sebab, aku harus
bekerja sampai larut malam untuk mengejar
dead-line, yaitu membaca,memeriksa dan
menanda-tangani beberapa laporan keuangan.
Fahri punya ijazah D-3 [Sarjana Muda] dan
dia bisa juga membantu mengetik di komputer.
Sebetulnya Fahri bisa ditugaskan di bidang
lain [bukan Satpam ] hanya nasibnya saja yang
membawa dia jadi Satpam di perusahaan
kami.Karena lowongan yang ada hanya itu
waktu Fahri direkrut – meskipun gaji-nya
lumayan.
Demikianlah, sepanjang sore dan malam itu aku
merasa amat bahagia ditemani Fahri yang
ganteng,bersih dan atletis itu.Aku sengaja
menyuruh Fahri duduk di dalam
ruanganku,dengan alasan untuk memudahkan
aku jika aku perlu bantuan -nya. Agar Fahri
tidak suntuk berdiam diri saja,aku menyuruh
Fahri menunggu di dalam ruangan sambil
menonton TV dan Fahri menurut saja.Posisi
duduk Fahri persis di depanku, meskipun pada
jarak tertentu, tidak terlalu dekat . Sehingga
tanpa disadari Fahri – aku bisa memandangi
Fahri dari arah sampingnya sepuas-puas
nafsuku. Untunglah aku sudah terbiasa
memecah konsentrasi untuk dua kegiatan atau
dua pekerjaan sekaligus.Sejak aku masih kecil
aku sudah terbiasa belajar sambil menonton
TV.Cara belajar seperti itu bagiku tidak
masalah.Nyata-nya sejak Sekolah Dasar
[Elementary School/ Primary School] sampai
waktu aku duduk di bangku mahasiswa, aku
selalu juara kelas.
Setiap pagi aku juga biasa baca koran atau
nonton TV sambil olah-raga pagi menggunakan
sepeda statis atau menggerakkan mesin-mesin
olah-raga lainnya. Bahkan terkadang aku juga
sambil lari di tempat atau sambil mengangkat
barbel.
Sepanjang sore dan malam itu aku merasa
bahagiaaa sekali dan berahiku pada Fahri
makin menjadi-jadi. Aku merasa, jika aku
sering-sering kerja lembur sambil ditemani
Fahri [berduaan] seperti itu,pada saatnya
kelak, aku yakin dan percaya bahwa aku tak
akan mampu menahan dorongan nafsu-berahiku
buat mencabuli Fahri yang tampan itu!Yang
juga membuat aku makin bernafsu untuk main
cabul dengan Fahri adalah bau harum yang
terpancar dari tubuh Fahri. Entah harum
parfum merek apa, bahkan terkadang aku
berkhayal gila-gilaan, jangan-jangan Fahri
bukan hanya tampan tetapi keringatnyapun
berbau harum. Atau bisa jadi indera
penciumanku yang bermasalah ? Setelah
kejadian yang pertama itu itu aku jadi
“ketagihan lembur” dan aku selalu minta Fahri
menemani atau membantu aku. Walaupun Siska
sering menawarkan diri untuk ikut lembur tapi
aku selalu melarang. Kataku :
“Sudah Siska pulang saja. Nanti ditunggu
suami dan anak”.
Makin sering aku kerja-lembur bareng Fahri
makin besar keinginanku untuk main -cabul
dengan Satpam ganteng itu. Bahkan setiap kali
aku onani, aku selalu saja berfantasi tentang
Fahri,sambil mengingat-nginat apa yang aku
lihat dan rasakan selama aku berduaan dengan
Fahri di malam-malam yang indah.Ta’i !
Akibatnya juga positif untuk perusahaan,
karena pekerjaan dan laporan-laporan
keuangan selalu tepat waktu.Tak ada biaya
tambahan yang harus dikeluarkan perusahaan.
Sebab, aku tidak pernah meng-claim uang
lembur [over-time].Aku sudah merasa bahagia
bisa berdua-duaan dengan cowok seganteng
Fahri, meski dia “hanya” seorang Satpam.Fahri
sendiri juga tidak perlu dibayar over-time
karena seharus-nya memang dia piket setiap
hari [kecuali Sabtu dan Minggu] sampai jam
23:00.
Tapi aku selalu memberi tip cukup besar pada
Fahri setiap kali dia menemani aku kerja
lembur. Uang tidak amsalah bagiku. Gajiku
lumayan besar.Karena aku seorang homosex
murni[Score-6], jadi aku tidak berminat
sedikitpun juga secara sexual pada lawan-
jenis.Itulah maka aku tidak menikah.Hobbiku
hanya olah-raga dan bukan olah-raga mahal
seperti golf.Aku tak hobi olah-raga permainan
dalam tim.Aku hanya suka latihan fisik seperti
jogging dan latihan beban.Meskipun aku masih
suka olah raga “satu-lawan” satu seperti :
badmiton dan tennis, juga tinju dan bela-diri
[karate].Sekali-sekali aku juga suka main
squash.
Aku beruntung,meskipun aku seorang cowok-
gay, tapi aku tak punya sisi feminin sama
sekali.Aku suka olah-raga berlebihan[gila-
gilaan] tujuh hari seminggu tanpa jeda.Menurut
teoriolah-raga,seminggu hanya boleh latihan
fisik tiga kali,agar ada kesempatan untuk
mengganti bagian-bagian otot yang rusak.
Teori tinggal teori, nyatanya sejak aku umur
enam-belas tahun aku sudah biasa olah-raga
gila-gila-an dan aku tak merasa ada efek
buruk apa pun pada diriku. Bahkan tubuhku
“sudah jadi” : atletis, ketat, dan berotot –
meskipun tidak sampai sangat berotot seperti
tubuh Ade Rai.Setiap hari aku jogging 5 km
[ seperti George Bush mantan Presiden
AS ],ditambah dengan push up dan sit up
masing-masing 250 kali pagi, siang, dan sore,
jadi total 1000 kali sehari ! Masih ditambah
lagi dengan latihan beban dua jam sehari
[menggunakan barbel dan mesin-mesin olah
raga yang ada di rumah ] disertai latihan
karate dua kali seminggu dan berenang sekali
seminggu
Waktu peristiwa ini terjadi aku berusia 27
tahun dan ketika itu umur Fahri sekitar 20
tahun.Saat itu kami berdua sedang hot-hotnya
secara sexual.Untuk “rekreasi” sexual aku
rutin menenggak obat-obat perangsang nafsu
sexual [aphrodisiac] dan pemicu produksi pejuh
[yangaman] seperti Maca [sejenis Gingseng
asal dari pengunungan Cordilleras de Los
Andes di Peru, Amerika Selatan], Pasak-Bumi
[Tongkat Ali] dari Kalimantan, Majoon dari
India. Sekali-sekali aku juga minum ramuan
penambah gairah sexual yang terdiri dari
campuran:telor ayam kampung rebus yang
diberi garam dan merica secukupnya, ditambah
satu sendok makan kecap manis dan kopi susu
segelas. Kapsul Kuku Bima, Irex dan Extra
Joss juga baik untuk meningkatkan berahi
[libido]. Sedangkan obat-obatan yang juga baik
untukmembikin kontol-ngaceng adalah Viagra
dan Cialis. Tapi bagi laki-laki tua harus hati-
hati jika minum Viagra atau Cialis tanpa
pengawasan dokter – karena dapat
mengakibatkan serangan jantung dan bisa
meninggal dunia !
Menu makananku sehari-hari yang tidak pernah
absen dari ikan mas dan kerang yang sudah
terbukti sangat baik untuk membuat kontol
ngacengnya keras dan lama. Seminggu sekali
[ waktu week end ] aku selalu makan sate-
kambing [lima tusuk] – sekedar untuk membuat
kontolku terasa makin kencang sewaktu
sedang ngaceng sehingga terasa tambah
nikmat!Tidak heran jika setiap hari aku mampu
mengeluarkan pejuh [ dengan cara onani atau
ngentot atau dientot ] sampai tiga kali sehari :
CROOOT!! CROOOT!! CROOOT!!, tanpa aku
merasa mengantuk atau lemas sedikitpun juga !
Seperti umumnya semua laki-laki homosex,
maka “pola sentral” pikiranku dan orientasi
hidupku hanya terfokus pada Sex,Sex,dan Sex
saja ! Bahkan tak jarang jika aku sedang
bercermin sambil telanjang-bulat maka aku
jadi pun terangsang sendiri [ narciss ] oleh
bentuk tubuhku yang atletis dan berotot ketat
itu dan oleh kontolku yang ukuran besar dan
disunat-ketat ! Ta’i !
MAIN CABUL
Setiap kali aku mengajak Fahri menemani aku
kerja-lembur aku juga selalu minta ditemani
makan-malam di ruangan kerjaku. Mula-mula
Fahri tampak agak ragu tapi aku mendesak
sehingga akhirnya Fahri mau juga. Aku suka
makan bareng dengan Fahri karena aku sering
berkhayal bahwa aku sedang pacaran dengan
cowok ganteng yang “hanya” seorang Satpam
itu.Sambil makan aku ngobrol apa saja
sekenanya.Sekali-sekali aku mencuri pandang
lengannya yang kekar, wajah -nya yang
tampan,dan tubuhnya yang atletis.Tak lupa aku
“mencuri cium” buat mengendus bau harum
parfum yang selalu terpancar dari tubuh cowok
itu.Diam-diam,jauh dalam hati kecilku aku
berharap agar Fahri bukan hanya punya wajah
tampan dan tubuh yang besar,kekar,dan
atletis,tapi juga punya kontol dengan ukuran
diatas rata-rata dan disunat ketat[high and
tight] serta mampu mengeluar kan pejuh
beberapa kali sehari. Paling tidak tiga kali
sehari seperti aku ! Ta’i! Aku juga selalu
mencoba berhitung sejauh mana aku mampu
menundukkan Fahri jika dia melawan waktu
aku akan cabuli ! Dalam perhitunganku aku
akan mampu menundukkan dan mengalahkan
Fahri jika seandainya dia melawan !
Jika seorang lelaki menolak atau melawan
sewaktu aku ajak main cabul maka aku akan
memaksa dan memperkosanya dengan cara apa
pun juga [at all cost]. Bisa dipastikan aku
selalu memaksa dengan kekerasan ! Itu sudah
jadi prinsip dasar atau hukum besi atau SOP
[Standard Operating Procedure] yang selalu
aku terapkan ketika aku mencabuli seorang
lelaki ! Pada dasarnya hubungan sex sejenis
antara dua lelaki homosex adalah dengan cara
merebut “kenikmatan partner”.Itulah sebabnya
hubungan sex sejenis antara dua laki-laki
homosex ditujukan pada kontol – khususnya
pengisapan kontol, yaitu merebut kenikmatan
yang ada di kontol partner dengan cara
mengisap atau menjilati kontol partner
tersebut!Memain-mainkan kontol partner atau
meloconya juga termasuk suatu dorongan
untuk merebut kenikmatan di kontol partner!
Sedangkan sodomi lebih bersifat untuk
melampiaskan syahwat pada suatu lobang yang
“tersedia [ada] dan layak untuk dientot
dengan kontol”. Karena itu sodomi biasanya
merupakan perbuatan seorang lelaki straight
yang kebetulan sedang tidak punya partner
perempuan [ misalnya pada orang yang sedang
dipenjara ] untuk dientot atau seorang laki-
laki bi-sex yang biasanya mengentoti suatu
lobang dengan kontol-nya dan kebetulan waktu
itu yang bisa dientotnya adalah lobang-pantat
[ bool, silit ].
Demikianlah pada suatu kali aku mengajak
Fahri untuk lembur lagi. Sejak aku tiba di
kantor pagi hari aku seperti merasakan
terkesan itu Fahri tampan sekali. Bahkan untuk
pertama kalinya sejak aku kenal Fahri
kontolku tegang [ngaceng] waktu aku berada
dekat-dekat Fahri. Entah pengaruh apa,
sepanjang hari aku merasa gelisah.Aku ingin
hari cepat-cepat sore supaya aku bisa berdua-
duaan dengan Fahri.Ketika petang tiba aku
minta Fahri duduk di dalam kamar kerjaku.
Ketika sudah jam 19:00 dan semua pegawai
sudah pulang.Kecuali aku dan Fahri dan tiga
orang Satpam lain di gardu-jaga.
Setelah sekitar satu jam aku bekerja, aku
pura-pura istirahat dan ikut nonton TV. Pelan-
pelan aku dekati Fahri dan aku pura-pura
bertanya :
“Film apa itu Fahri ?” dan Fahri menjawab :
“Action, Pak”.
Aku tak memperhatikan film yang diputar di
TV itu melainkan aku memperhatikan tubuh
Fahri yang kekar dan lengannya yang
berotot.Agh!Amat sexy! Aku berdiri di
belakang Fahri, lalu pelan-pelan aku memegang
bahu Fahri yang kekar dan mencekalnya – agak
memijat dan aku berkomentar :
“Wah! Fahri badannya keras sekali. Latihan
apa ?”,Fahri menjawab tampak agak kemalu-
maluan :
“Agh. Biasa saja Pak”
Seperti biasa Fahri duduk di sofa,karena itu
aku bisa duduk di sampingnya, sofa itu muat
dua orang. Aku pura-pura menonton TV,
padahal waktu itu aku sedang berpikir
bagaimana aku bisa mengajak Fahri main cabul,
sekalian aku siap-siap jika Fahri melawan. Aku
pun memegang tangan kiri Fahri yang kebetulan
adadi atas jok sofa. Kemudian aku menggeser
dudukku merapat ke Fahri. Lalu lengan-nya aku
pegang.Fahri diam saja.Mungkin dia asyik
menonton TV atau boleh jadi dia berpikir dia
harus berbuat apa.Aku bosnya,aku orang
penting di perusahaan, badanku besar,dan
kekar dan Fahri tahu aku punya ban hitam
karate, pekerjaan sekarang susah, jika dia
konflik dengan aku mungkin dia kehilangan
pekerjaan ? Mungkin begitulah yang sedang
berkecamuk di pikiran Fahri [?].
MENIKMATI TUBUH FAHRI
Tiba-tiba setan, iblis atau entah apa merasuk
dalam dirikku dan otakku ……! Aku pun memeluk
Fahri dan menciumi lehernya dan mengecup
bibirnya yang merah, merona,tapi terkesan
jantan dan amat kelaki-lakian itu! Fahri
kaget,tapi dia tidak melawan dan dia tidak
pasang kuda-kuda.Aku tahu Fahri juga
karateka dan dia rajin latihan.Biasanya
seorang karateka terlatih akan pasang kuda-
kuda ambil posisi jika dia “diserang” seperti
itu ! Tapi Fahri seperti menyerah saja ! Aku
bisa merasakan bahwa Fahri pasrah…..Dia
seperti menyerah ketika aku apa-apakan.
Kancing baju Fahri aku buka satu per satu.Dia
tak memakai kaos dalam,sehingga aku langsung
bisa melihat tubuhnya yang ketat dan berotot !
Amat merangsang! Otot dadanya menonjol
kedepan, puting susunya tegang dan melenting !
Perut-nya rata dan berpola six-packs !
Nafsu, berahi dan syahwatku makin membara!
Ketika aku melepas kancing baju-nya,Fahri
bersikap kooperatif saja ! Aku pun bangkit dan
berlutut di depan Fahri dan aku “merambah”
dan memanjat tubuhnya, persis seperti seekor
anjing yang baru berjumpa lagi dengan
tuannya!Lalu aku meraba-raba tubuhnya yang
atletis, ketat dan berotot.Kemudian tanpa
malu aku menjilatinya. Aku juga meraba-raba
puting susunya. Agh Nikmat ! Tanganku juga
merojok dan mengobok ketiaknya untuk
memegang dan meraba bulu-keteknya.Akupun
merasakan rimbunnya bulu ketek Fahri dan
terasa agak basah oleh keringat. Itu adalah
salah satu bagian tubuh laki-laki yang jadi
favoritku, selain kontol dan jembut. Kemudian
aku pun melepaskan kancing celana seragam
biru Satpamnya.Lalu melepas kait-kait dan
risletingnya dan menarik kancutnya merosot
kebawah dan.. agh terpandang oleh -ku hitam-
jembutnya dan kepala kontolnya yang merah-
muda besar, tersunat ketat, agak mengkilat
dengan lobang-kencing yang terkesan
menganga seperti mulut ikan maskoki!Aku pun
langsung mencocor kontolnya dengan mulut-
biadab-ku dan aku
menjilatinya,memegang,mengurut, mengisap,
dan menjilat kontolnya!
Sekali-sekali aku menekan panggulnya di
bagian kiri-kanan tubuhnya agar dapat
menambah rasa nikmat di kontolnya.Tak lupa
aku “mencari-cari” silitnya dengan jemariku
dengan niat supaya aku dapat menyodok-
nyodok lobang-pantat Fahri dengan jari
telunjukku.Setelah dapat,akupun memijat-
mijat kelenjar prostat Fahri dari bagian dalam
poros-usus atau rectumnya. Fahri tampak
tergeliat-geliat dan tubuhnya membasah oleh
keringat !Mungkin karena dia merasa nikmat
atau geli atau pegal atau mungkin juga Fahri
merasa sakit di kelenjar prostatnya itu.Tapi
ada kesan bahwa Fahri jadi gelisah ! Mungkin
karena Fahri merasa pejuhnya sudah akan
segera muncrat keluar ! Entah berapa lama aku
mencabuli Fahri dengan cara berbuat seperti
itu !
Akhirnya, yang aku rasakan adalah denyutan-
denyutan di kontol Fahri – Satpam yang aku
puja, aku “cintai” dan aku berahikan sejak
beberapa minggu sebelum-nya itu dan
CROOOT! CROOOT! CROOOT pejuh Fahri
keluar ! Aku merasakan cairan manis, asin,
masam, berbau pejuh dalam mulut dan
kerongkonganku !
Aku melepaskan sedotan dan kuluman mulut-
jahanamku di kontol Fahri untuk melihat
dengan mata-kepalaku sendiri pancaran pejuh
Fahri yang indah!Tampak meloncat-
loncat,muncrat ke udara dari lobang
kencingnya. ..!Bagaikan magma yang terlempar
ke udara [erupsi] dari kawah gunung berapi
[volcano] . Sebelum muncratan pejuhnya
berakhir,aku mencucup lagi kontol Fahri untuk
merasakan lagi kenikmatan berada di
surga,perasaan moksa ke Nirwan, akibat
menghirup saripati kelaki-lakian Fahri,yang tak
lain dan tak bukan adalah pejuhnya ! Agh ! Ta’i.
Tiba-tiba Fahri bangkit membereskan
pakaiannya dengan cepat dan setelah siap
Fahri berlalu begitu saja tanpa pamit…! Aku
terpana, terpaku,merasa menyesal, sedih! Aku
seperti terpaku dan saat itu tak bisa berbuat
apa-apa!Aku tak mampu menegah atau
mencegah atau melarangnya pergi ! Aku merasa
gengsi untuk memohon pada Fahri agar dia
tidak pergi! Padahal nyawaku seperti dicabut
oleh sang malaikat pencabut nyawa!Tapi aku
tak kuasa berbuat apa-apa. Karena aku merasa
salah! Salah karena aku mencabuli karyawan-
baru itu – Satpam itu.Suatu perbuatanku yang
tidak pantas ! Itu adalah suatu dorongan
kebinatangan nafsu sex-sejenis yang tidak
terkendali ! Meski kalau aku mau jujur memang
merencana -kan pencabulan itu!Tapi tidak
terbayang olehku bahwa Fahri akan kabur,
pergi, berlalu begitu saja seperti itu !
EPILOGUE ATAU AFTERMATH
Keesokan harinya Fahri tidak masuk,tidak juga
esok lusanya,Fahri keluar tanpa pamit!Aku
mencoba meneleponnya lewat HP tapi tak
pernah diangkat. Siapa pun dari perusahaan
yang menelepon Fahri tak pernah
direspons.Aku juga mengirim sms tapi tak
dijawab.Kira-kira enam bulan kemudian aku
jumpa Fahri lagi di suatu bank. Fahri bekerja
di bank itu sebagai staf, dia bukan bekerja
sebagai Satpam lagi. Untunglah Fahri masih
mau kenal padaku. Aku langsung minta maaf.
tapi Fahri menjawab dengan senyum yang
teramat menawan dan dengan kata-kata yang
simpatik, katanya :
“Kita lupakan saja masa lalu”.
Aku cepat-cepat berlalu dengan seribu
perasaaan dan seribu kenangan ! Tapi aku
tetap merindukan Fahri ! Bahkan sampai saat
cerita ini ditulis,setiap kali aku onani aku
masih berkhayal dan berfantasi tentang Fahri :
tubuhnya, kontolnya, jembutnya, dan bulu-
keteknya ……dan tentu saja pejuhnya .. dan
silitnya !? Tai!