Sudah seharian ini aku pingsan,tubuhku terasa
lemas sekali tak ada tenaga
sedikitpun,kepalaku berputar putar tak karuan
sangat pusing sekali,tapi dari semua kesakitan
ini ada yang membuatku sedikit terhibur,
martinus mulai pagi hingga sore hari selalu
berada di sebelah ku, merawat ku dengan
tulus,bahkan sesekali terlihat ia
menguap ,mungkin karena kecapekan merawat
ku,yang lebih membuatku takjub ia rela
membolos,dan melakukan semua kegiatan
rumahku,mulai dari menyapu hingga mengepel
seluruh ruangan yang benar benar
melelahkan,demi menyelamatkanku dari
hukuman ayah jika ayah pulang kerja nanti.
perlahan kesehatanku semakin membaik,aku
pun perlahan bangun,nampak jelas sekali muka
imut martinus yang duduk di sebelah kasurku
pas,sambil tidur dengan meletakkan kepalanya
di atas tanganya yang berada di
kasurku ,perlahan aku membangunkan kakak ku
itu.
“kak…bangun kak…. kak….”kataku seraya
tanganku berusaha menggerakkan kepala
kakakku itu
sontak kakakku kaget dan bangun menatapku
yang hanya bertutup selimut saja
“kak,istirahat gih,udah dari tadi kakak
disini,kakak mungkin kecapean
menjagaku”kataku pelan
“mmmm.itu…” martinus kelihatan menahan malu
dan kehabisan kata kata dan ia kembali
memuakkan dengan kembali ke dirinya yang
sok yes”loe jangan GR ya ,loe kira gue disini
jagain loe apa,ih najis,udah sehat ok gue pergi
kalau gitu”
martinus kelihatan malu seali dengan kata
kataku barusan,lalu perlahan ia pergi
meninggalkan kamarku dan menutup pintu
kamarku dengan keras .
aku paham mertinus walau aku tak terlalu
dekat denganya ,ia benar benar malu untuk
melakukan hal hal yang baik dan terlihat
umum,tapi bagiku martinus ialah sosok kakak
yang sangat pengertian ,walau sifatnya
membuatku muak.
***************************************************************************************************
seminggu kemudian tubuhku sudah sehat
kembali,bekas bekas biru di mukaku pun juga
mulai berkurang,aku pun kembali mengalami
hari hariku seperti biasa,membersihkan rumah
dan menatanya agar terlihat bersih.
hari itu udara cukup dingin ,padahal jam
menunjukan pukul 11 siang,aku dengan sapu dan
peralatan pel,layaknya kuli masuk ke kamar
martinus,siang siang begini martinus nampak
sedang berbaring tidur di kasurnya cuma
mengenakan kaos oblong dan boxer saja ,dan
tak lupa di telinga kanan dan kirinya terpasang
headsets yang terhubung dengan ipod
kebanggan dan kesenanganya ,bahkan
kemungkinan ia tak sadar kalau aku berada di
kamarnya ,dan itu hal yang paling aku suka tak
ada pengganggu sedikit pun.
dengan sigap aku mulai menyapu pelan,aku
menyapu bawah kasur,dan bawah meja rias,lalu
di bawah meja belajar martinus,hingga suatu
hal yang aneh menimpaku,tatkala aku sedang
membersihkan meja rias dengan lap yang aku
usap usap di kaca rias martinus,tiba tiba
martinus memeluk tubuhku dengan lembut
namun terlihat sangat erat dari
belakang,tanganya pun berada di perutku
sekarang dan dadanyayang agak bidang berada
di punggungku dan menempel,serta kepalanya
ia sandarkan di bahuku.
sontak aku kaget sekali dan melepadkan kain
lap yang aku pegang,bahkan martinus semakin
mempererat pelukanya ,sehingga suasana
dingin saat itu terasa lebih hangat.
“kak…kakak…ke..ke..napa memeluk..ku”kataku
dengan sedikit gagap dan terbata bata
“karena aku tahu kamu pasti capek dan
kedinginan ,,dan kamu juga berharap aku
memeluk kamu kan?” jawabnya pelan dengan
kondisi tubuhnya yang terus menempel hangat
di punggungku.
“maksud kakak?”tanyaku tak paham dengan
maksud martinus.
“kamu gak paham dik?” ia ganti tanya balik
padaku,jantungku pun tba tiba berdegup
kencang sekali,berharap sesuatu terjadi,hal
yang selama ini aku impi impikan,
“aku akan memberitahumu apa yang aku
maksud”tambah martinus
spontan kedua tanganya ia lepaskan dari
memelukku secara perlahan,martinus
membalikkan tubuhku,sehingga dia dan aku kini
berhadapan secara langsung dan saling
memandang ,ia agak tersenyum sedikit
menunjukan senyum terbaiknya menurutku,ia
menatapku langsung mengenai titik syaraf
mataku,perlahan kedua tanganku di pegang
dengan kedua tanganya pula,tangan kananya
memegang tangan kiriku,dan tangan kirinya
memegang tangan kananku ,jantungku terasa
berhenti,bahkan seakan akan aku sulit untuk
bernafas.
“aku sayang padamu”martinus tiba tiba
mendekatkan mukanya padaku dengan muka
berseri dengan agak tersenyum indah
sekali,apalagi dengan wajah imut dan ganteng
yang ia miliku,membuatku semakin
bergidik,martinus pun melancarkan aksinya,ia
mencium mulutku dengan mulutnya perlahan
bibir musuh
bibir,”mmmmmmm..mhhhhhhhmmmmmmmm…”ia
melumatlumat habis bibirku ,ia memaju
majukan bibirnya menyerangku ,dan terasa
sangatnikmat sekali,ini kali pertama aku
dicium oleh cowok,ternyata rasanya lebih
nikmat ,owhhhhhhh yeahhh,lidahnya mulai
masuk melewati batas bibirku ,aku seperti
terhipnotis tanpa daya sedikitpun,aku pun
merasa kenikmatan dan perlahan membalas
ciuman martinus,ku lumat juga dengan penuh
bibirnya dan aku merasakan nikmat asin
melahan lidahnya,bahkan ia semakin
memajukan lidahnya dan bibirnya pun semakin
menyerang bibirku.
kedua tanganya ia lepaskan dari tanganku,lalu
memelukku tiba tiba ,dengan bibirnya masih
menciumku ,tangan kirinya ia gerak gerakkan
tepat di bagian kontolku yang masih tertutup
celana pendekku yang aku kenakan,perlahan
lahan ia meremas remas kontolku ,dengan
mesra dan karena hal itu perlahan lahan
kontolku ngaceng di buat olehnya,martinus pun
semakin menggila ia memeluk tubuhku dengan
erat dengan kontolku yang masih ngaceng dan
melemparkan tubuhku di kasurnya ,smbil ia
masih tetap menciumi mulutku,kini martinus
dengan erat menindihku,hangat
sekali,kontolnya yang padat karena
ngaceng,juga ia gesek gesekan di
kontolku,,walau kntol kamu masih tertutup oleh
celanayang kamu kenakan,lalu dengan cepat
martinus melepas ciumanya ,dan serasa
memperoleh udara segar,aku sedikit terbatuk.
martinus dengan sigap segera membuka dan
melepaskan seluruh pakaian yang ia
kenakan,nampak jelas dan menggairahkan
kontolnya menyembul dengan keadaan ngaceng
sangat dan padat,dengan kepala kontolnya
yang sexy itu ,apalagi semua itu ditambah bulu
bulu jembutnya yang menghiasi kontolnya ,baru
kli ini kulihat secara langsung kontol laki laki
ngeceng di hadapanku,martinus pun segera
mendekatiku, dan melepaskan bajuku,bagai
kerbau ditusuk hidungnya aku pun pasrah
tanpa perlawanan sedikit pun,kepalanya ia
dekatkan di putingku lalu perlahan lahan ia
menjulurkan lidahnya dan menjilat jilat
putingku,rasanya geli geli nikmat dan waw tak
bisa di ungkapkan dengan kata
kata,owh…………,yeah……….,owh,,,,,,,,,, kontolku
semakin menegang dan semakin
mengaceng ,apalagi tangan kiri martinus ia
gerak gerakkan di ujung kontolku tepatnyadi
kepala kontolku yang masih tertutup celana
pendek,dengan jari telunjuknya ia putar jari
jarinya tepat di ujung kontolku owhhh semakin
nikmat,mataku pun hingga terpejam karena
kenikmatan owhhhhhh
kak ,owhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
martinus lalu duduk dan membuka celana
pendekku,di plorotkanya celanna pendekku
itu ,dengan seketika kontolku yang dari tadi
ngaceng ingin keluar akhirnya menyembul
keluar ,aku kali ini dan martinus sama sama
telanjang bulat,martinus tiba tiba mendekati
kontolku yang menegang dengan panjang
dangan sedikit jembut pula yang menghiasi
kontolku itu ,lalu martinus
menggenggamnya ,owhhhhhh terasa hangat
sekali genggamanya,owh nikmat,kontolku di
genggamnya dan tanganya mulai sedikit
mengocok ngocok kontolku,owhhhhhh yeahhhh
hangat kak owhh nikmat kak terus kak ……….
martinus pun tiba tiba menghisap kontolku
dengan mulutnya dan baru kali ini juga
kontolku dihisap cowok rasanya benar benar
mantap dingin hangat dan wah nikmat sekali.
martinus mulai memainkankontolku,dihisapnya
dengannikmat dan mesra tanda ia
melampiaskan seluruh emosinya dengan
memainkanya di kontolku,ia maju mundurkan
mulutnya di atas batang kontolku, owh
yeah …mmmmmmmmmm
owhhhhhhhhhhhhhhh ,………….otahhhhhhhhhh ,tubuhku
bergetardan sedikit menggeliat karena
kenikmatan owhhhhhhhhh
yeahhhhhhhhowahhhhhhhhhhhhhhhhhhh
yeahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
martinus menghisap kontolku dengan lihat dan
cekatan sekali owhhhhhhhh clup clup clup………
tubuhku semakin bergetar lagi,lalu kakak ku
segera melepaskan hisapanya tatkala kontolku
mulai agak bergetar karena
kenikmatan……precum pun sedikit keluar dari
kontolku dan martinus pun menjilat jilatinya
dan menelanya
martinus pun tiba tiba membuka kakiku lebar
lebar dan nampak anusku dengan masih perjaka
majumundur seperti pantat ayam ,martinus
segera sedikit mengangkat bagian anusku lalu
meludahinya cairan agak kenyal dari mulut
martinus pun dengan sedikit dingin membasahi
anusku ,perlahan dan lembut martinus
memasukkan telunjuknya menembus lubang
anusku.
owhhhhhhhhhhhhhh..kak……….,sakit
kak………martinussegera mencabut
telunjuknyadari panttku,lalu memsukkan
lagiberulang ulang .owhhhhhhh
kak ,owhhhhhhhhhh sakit kak,aku sedikit
berteriak karena rasanya benar benar
sakit ,martinus melepas telunjuknya
dangkat anusku dalam dalam ,martinus pun
dengans antai memasukkan ujung kontolnya
tepat di kepalanya ,aku pun bagai tertusuk
pisau menjerit tak karuan hingga badanku
penuh dengan keringat.
“kak owhhhhhhhhh sakit kak owh” jeritku
dengan tangan meremas di kain kasur martinus
martinus sama sekali tak peduli ia mulai
memaju mundurkan kontolnya dengan cepat
owhhhhh yeh hmmmmmmmmmmmmm owhhyeah
he,mmmmmmmmmmmmm, kontol martinus pun
semakin dipercepat memaju mundurkan untuk
menusuk kontol ku dan ia merintih
owh yeah owah yea owh yeah owah yea owh yeah
owah yea owh yeah owah yea owh yeah owah yea
owh yeah owah yea
perlahan aku mulai menemukan sensasi di
sodomi ada rasa nikmat sendiri yang ku
peroleh ,rasa sakitnya mulai tak terasa lagi
dan yang terasa cuma nikmat saja
aku pun menikmati dengan tanganku aku gerak
gerakkan memegang puting martinus ,martinus
pun mendekati mukaku dan menciumku
owhhhhhhhhhhhhhh hmmmmmmmmmmmm
tubuhku semakin berkeringat dan agak
bergetar sedkit ,kontol martinus pun bergetar
dan owhhhhhhhhh yeah owah crottttttt
crotttttttttttttttttttttttttttt crot kontol
martinus pun mengeluarkan lava putih di
pantatku dan beberapa saat kemudian ganti
aku yang keluar owhhhhhhhhhh yeah
owahhhhhhh martinus segera mencabut
kontolnya dan berbaring di sebelahku aku
benar benar lemas demikian juga
martinus ,akhirnya siang ini aku tidur di kamar
martinus dengan tanganku berpelukan dengan
martinus layaknya sebuah guling
**********************************************************************************
setelah kejadian ini aku dan martinus semakin
dekat ,dan kamu sudah paham karakter masing
masing dan jika rumah sepi kami kembali
melakukan hubungan terlarag ini
sampai ayah martinus meninggal ,dan aku
memutuskan mengambil kuliah di luar kota
lewat jalur prestasi
martinus pun kini sendiri tapi aku yakin dan
aku percaya martinus akan selalu menjaga
hatinya untukku dan menungguku kembali