Kami berdua sekelas pada saat itu, kami mulai
dari berbagai macam topik dan terkadang
menyeggol sedikit dunia sex.
Saat itu saya belum tahu yang namanya onani
masturbasi nyoli dll, sampai akhirnya ia
memberitahu aku kenikmatan onani, tapi aku
pura” sudah pernah. sampai suatu saat ia
bermain ke rumahku, kebetulan saat itu tak
ada seorang pun di rumahku.
Kami bermain game nonton tv, ngobrol di
kamarku yang agak kecil. Suatu saat ia permisi
ke toilet untuk buang air. setelah itu ia masuk
ke tempat lain dimana ada majalah sex orang
tuaku di sana, ia membacanya dengan birahi
yang terus memuncak, aku mencarinya dan
tidak menemukannya di toilet. Sampai akhirnya
saya membuka pintu sebuah ruangan tempat
rizqy membaca majalah, ia mengajakku untuk
membacanya bersama, kammi baca bersama
dengan seksama dan akhirnya ia membuka
semua pakaiannya dan mengambil baby oil yang
ada di atas meja, ia mengoleskan baby oil
tersebut, aku terdiam terpana akannya.
Ia asik onani sendiri dan akhirnya aku ikut
onani, itulah saat pertama aku nyoli dan
mengeluarkan mani. kami mempraktekan semua
yang ada di majalah tadi, kami saling melumat
walau saat itu kami belum gay. blowjob kami
lakukan bergantian sampai akhirnya menghisap
dan menjilati kontol teman.
Sejak saat itu aku mulai ketagihan untuk nyoli,
apalagi nyoli bersamanya terkadang kami nyoli
di toilet sekolah bersama tanpa mandi karena
waktu itu kami belum tahu cara membersihkan
najis tersebut.
2,5 thn kemudian kami melakukan perpisahan
di sebuah tempat ternama, ia menjadi pengisi
acara perpisahan, namun saya tidak. Saat
lampu telah dimatiikan dan semua orang keluar
dan aku serta rizqy tetap didalam tempat
gelap beralaskan karpet empuk, kami langsung
menanggalkan pakian dan ia memintaku untuk
menjilati tubhnya dan juga kontol supernya,
aku juga menyepong kontol sunatnya tersebut
di gelapnya ruangan,
Aaaaah Aaaaah, enak tin aaah terus tin, Croot
Crooot,
air mani yg dimuncratkannya langsung di jilat
olehku, ia bukan serang gay namun aku gay
tulen, ia tak mau menyepong kontolku. kami
saling berciuman dan tangan kami masih tetap
meremas” kontol. Ia duduk dikursi dan aku
menghisap kontolnya kembali walaupun tak
sampai ejakulasi. Aku pasrah saat ia
memasukkan jari tengah serta kontolnya ke
dalam lubang anusku.
Sakitt qy, ampuuun, aaah aaah aaah, terusss
qy.
Croot Croot airmani untuk kedua kalinya ia
muncratkan hari ini dan kali ini menembak
anusku, hangat dan nikmat rasanya. kami
membersihkan semua sperma di tubuh kami
selanjutnya keluar dan membersihkan diri.
Terakhir kalinya kami melakukan ciuman
perpisahan mungkin selamanya