Namaku Deri. kisah ini terjadi ketika aku masih berumur 22 th. Bondan adalah temanku, umurnya 25 tahun saat itu sudah kerja dan tinggal disebelah rumah bibiku. Ia tinggal sendiri walaupun orang tuanya tinggal satu kota, alasannya biar lebih bebas.

Aku sering mampir ke rumah bibiku, dulu itu rumah kakek nenekku, setelah mereka wafat rumah itu di huni oleh bibi dan pamanku. aku pernah tinggal disana sampai SMP, setelah orangtuaku punya rumah sendiri kami pindah dari sana. makanya aku punya banyak teman disana dan sering main ke sana.

Bondan seorang karyawan muda yang cukup tampan, proposional, mengontrak rumah keluarga kami, cukup besar untuk ukuran satu orang.

Saat itu weekend, aku berencana menginap di rumah bibiku. Tiba di halaman rumah kudengar Bondan memanggilku. “tidur disini Der?” sapanya, kulihat Bondan sedang duduk diteras rumahnya. “eh iya Dan, lagi ngapain?” jawabku “santai…biasa libur” jawabnya.

Obrolan kami berlanjut, dan Bondan mengajak untuk main badminton (kami sering main badminton), tapi kutolak karena aku pingin berenang sore itu, sudah lama aku tidak berenang. Bondan malah ikutan pingin berenang bersamaku juga.

Sore itu Bondan sudah siap menjemputku dengan mobilnya untuk pergi ke kolam renang. kamipun berangkat menuju ke kolam renang. Kupuaskan diriku berenang di kolam renang, Bondan sendiri hanya sesekali berenang kemudian istirahat dpinggir kolam. sekitar satu setengah jam dan puas berenang kami berencana pulang. di shower room kami, aku maemilih mandi dibilik dari pada ditempat yang umum, ramai dan bebas mandi sambil bertelanjang. Sedang asiik aku mandi tiba-tiba kain penutup bilikku terbuka dan masuklah Bondan. “Sorri Der, minta shampoo dong aku gak bawa” katanya. Tentu saja Bondan melihat tubuh telanjangku dan kulihat matanya sesekali melirik kearah kontolku. “wah kontolmu gede juga Der” katanya lagi. Setelah kuberikan shampoo kuminta Bondan untuk segera keluar.

Tiba dirumah Bondan memarkirkan mobil di garasinya dan mengajakku untuk mampir ke rumahnya. aku memang belum pernah masuk ke rumahnya jadi kuterima ajakannya. Bondan memang tipe eksekutif muda, rumahnya tertata rapi dan bersih dengan perabotan modern dan ekslusif. Bondan mengajak ngobrol di dalam kamarnya sambil nonton TV, ternyata kasur bondan ditata dilantai sehingga memang asik tiduran sambil nonton disana. Kami terus ngobrol sambil nonton. Karena kecapaian habis berenang, aku tertidur di kasur Bondan.

Entah berapa lama aku tertidur, aku terjaga dan merasakan selangkanganku berdenyut-denyut dan kontolku terasa bergetar-getar nikmat, basah, seperti ada sesuatu yang membelai dan menggosok-gosok kontolku, saat kubuka mata kulihat kepala Bondan diselangkanganku, tangannya memmegang kontolku yang ngaceng dan sebagian batangnya sudah berada di dalam mulut Bondan. celanaku sudah melorot dipaha. Aku langsung mengangkat badanku, duduk. Bondan terkejut dan melepaskan kontolku dari mulutnya tapi tangannya masih memegang kontolku. kami berdua bertatapan, diam. aku tak tau harus bilang apa, Bondanpun hanya diam. Perlahan kemudian kepala Bondan kembali menuju kontolku yang sudah separuh ereksi kembali. aku tetap diam. diisapnya kebali kontolku yang hampir melemas itu. ah….benar benar sensasi yang belum pernah kurasakan, kontolku kembali membesar dan menegang, emh…kutahan desahanku dan pantatkupun menegang. Bondan menghisap terus sambil matanya meatap kearahku. melihat kau menikmatinya Bondan kemudian melepaskan celanaku dari kakiku dan kemudian dibukanya kakiku melebar. oh… aku menjerut tertahan saat Bondan menghisap buah pelerku, geli bercampur enak…WAW.. Bondan terus melakukan aksinya dan semakin menjadi, dihisapnya kontolku, dimainkan lidahnya kesamping batangku, biji pelerku ah…. aku terus mendesah dan merebahkan tubuhku ke atas kasur. kurasakan tubuhku semakin bergetar saat pre cum ku keluar, Bondan meningkatkan ritme isapannya…aku benar-benar sudah tak tahan, aku sudah mau keluar. tampaknya Bondan mengerti dan semakin meningkatkan gerakan kepalanya naik turun, hingga… ah….ah…..ah….. aku mengerang kenikmatan saat kusemburkan laharku kedalam mulut Bondan yang langsung berhenti bergerak naik turun karena membenamkan seluruh batang kontolku ke mulutnya dan terus menelan pejuku, pantatku terangkat keatas dan kepalaku terlempar ke kanan dan ke kiri menikmati ejakulasiku. ah…ah….ah….erangku, lebih dari enam kali kurasakan tembakanku keluar… Kemudian kurasakan hisapan mulut bondan kembali kekontolku yang langsung menggetarkan seluruh tubuhku sampai tubuhku terangkat dan tanganku menahan kepala Bondan yang bukanya berhenti malah semakin menjadi-jadi menghisap kontolku… ahh….ahhhh….ahhhh kembali aku menggerang saat kurasakan sisa sisa pejuku bergerak keluar dari batang kontolku menuju lobang kepala kontol karena di hisap Bondan, nyeri rasanya….dan nikmat…. ahhh….ahhhh….ahhh rasanya kau tak bisa berhenti mengerang, Bondan benar-benar luar biasa… tak lama kemudian kulihat bondan melepaskan kontolku dari mulutnya dan kulihat kontolku yang terasa nyeri itu…Bersih!!! Bondan menghisap seluruh pejuku dari kontolku dan menjilat sisa sisa yang ada di batang kontolku sampai bersih…Maniak! aku terhempas kembali ke atas kasur, melelahkan. Bondan tersenyum seperti ucapan terima kasih kepadaku sambil memngusap-usap dadaku dan pentilnya. Bondan…Bondan…